Cerita dari Al-Azhar

Photo

Yang saya selalu suka dari Al-Azhar (dan semua Mesjid) adalah perasaan tenang, saat melihat dan mendekatinya. Momen paling mengharukan selama saya berkunjung ke Mesjid Al-Azhar adalah saat menjadi saksi saat para mualaf mengucapkan dua kalimat syahadat. Mungkin karena saya Islam dari lahir, sehingga melihat orang lain mencapai keislamannya dengan melalui sebuah perjalanan panjang, membuat hati saya selalu tersentuh. YISC Al-Azhar mengundang saya untuk diskusi tentang 2 sisi internet yang bisa baik, bisa juga negatif. Bersama saya, mereka juga mengundang ustadz, dosen di Universitas Al-Azhar. Njomplang udah pasti -_- Tapi yang jelas penjelasan kami saling mengisi. Saya dari sisi practical dan ustadz dari sisi Islamnya. Dari diskusi, saya dan ustadz sependapat kalau sudah saatnya kita lebih giat meng-create content yg bermanfaat, bukan hanya menikmati. Di event ini juga saya bertemu dengan sahabat2 baru, berbuka puasa bersama puluhan orang, dan diusulkan jadi anggota kehormatan YISC Al-Azhar 😀

Thank you very much for having me. Sesungguhnya Islam itu tenang dan damai. Dan ini yang kusaksikan sendiri di Al-Azhar.

Advertisements

One thought on “Cerita dari Al-Azhar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s